kondisi geografis kota malang - wisata kota malang

Kondisi Geografis Kota Malang

Diposting pada

Selama tinggal di Malang, mungkin Anda hanya mengenal Kota Malang tanpa mengenal kondisi geografis Kota Malang. Banyak orang sekedar tau daerah Malang, namun saat ditanya, “Malang Kota di bagian mana?” kebanyakan orang mungkin akan menjawab tidak tau. Oleh karena itu, mari belajar mengenal keadaan geografis Kota Malang secara tepat.

Kondisi Geografis Kota Malang

Secara astronomis, Kota Malang terletak pada 112,06° – 112,07° Bujur Timur dan 7,06° – 8,02° Lintang Selatan. Terletak di ketinggian sekitar 440 – 667 meter diatas permukaan air laut, Kota Malang menjadi salah satu kota tujuan wisata Jawa Timur paling populer karena potensi alam dan iklim yang dimilikinya.

Letak geografis Kota Malang berada di tengah wilayah Kabupaten Malang, Kota Malang memiliki batas wilayah sebagai berikut:

  1. Kecamatan Singosari, dan Karangploso, di sebelah utara
  2. Kecamatan Pakis, dan Tumpang, di sebelah timur
  3. Kecamatan Tajinan, dan Pakisaji, di sebelah selatan.
  4. Kecamatan Wagir, dan Dau, di sebelah barat.

Selain itu, Kota Malang juga dikeliling beberapa gunung, diantaranya yaitu, gunung arjuno di sebelah utara, gunung semeru di sebelah timur, gunung kelud di sebelah selatan, dan gunung kawi serta panderman di sebelah barat.

Daftar Kecamatan Di Kota Malang

Secara administratif, saat ini terdapat 5 kecamatan di Kota Malang. Dari semua kecamatan itu terdiri dari 57 kelurahan. Beberapa kecamatan yang menjadi ruang lingkup wilayah Kota Malang dari kondisi geografis Kota Malang, yaitu

  1. Kecamatan Blimbing, terdiri dari kelurahan Balearjosari, Arjosari, Polowijen, Purwodadi, Pandanwangi, Blimbing, Purwantoro, Bunulrejo, Kesatrian, Polehan, dan Jodipan.
  2. Kecamatan Klojen, meliputi kelurahan Klojen, Samaan, Rampalcelaket, Kiduldalem, Sukoharjo, Kasin, Kauman, Oro-oro dowo, Bareng, Gadingkasri, dan Penanggungan.
  3. Kecamatan Kedungkandang, terdiri dari kelurahan Kotalama, Mergosono, Wonokoyo, Bumiayu, Kedungkandang, Buring, Lesanpuro, Sawojajar, Madyopuro, Cemorokandang, Tlogowaru, dan Arjowinangun.
  4. Kecamatan Sukun, meliputi kelurahan Ciptomulyo, Kebonsari, Gadang, Bandungrejosari, Sukun, Tanjungrejo, Pisangcandi, Bandulan, Karangbesuki, Mulyorejo, dan Bakalankrajan.
  5. Kecamatan Lowokwaru, terdiri dari kelurahan Tunggulwulung, Tlogomas, Merjosari, Dinoyo, Sumbersari, Ketawanggede, Jatimulyo, Tunjungsekar, Tulusrejo, Mojolangu, Lowokwaru, Tasikmadu.

Iklim Kota Malang

Seperti pada umumnya daerah di Indonesia, Kota Malang memiliki dua iklim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Dari hasil pengamatan stasiun Klimatologi Karangploso, Kota Malang memiliki curah hujan relatif tinggi pada bulan februari, november, desember. Pada bulan juni dan september, curah hujan relatif rendah. Kecepatan angin maksimum terjadi pada bulan mei, september, dan juli.

Keadaan Geologi Kota Malang

Kondisi geologi Kota Malang, meliputi keadaan tanah di wilayah Kota Malang. Pada umumnya struktur tanah relatif baik. Adapun keadaan tanah di wilayah Kota Malang sebagai berikut:

  1. Bagian utara, termasuk dataran tinggi subur, cocok untuk pertanian.
  2. Bagian timur, termasuk dataran tinggi dengan keadaan kurang subur
  3. Bagian selatan, termasuk dataran tinggi cukup luas, cocok untuk industri.
  4. Bagian barat, termasuk dataran tinggi cukup luas, menjadi daerah pendidikan.

Demikian ulasan tentang kondisi geografis Kota Malang. Selain udaranya sejuk, Kota Malang juga memiliki potensi alam yang mendukung sebagai kota wisata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *